Sunday, 4 November 2012

KISAH ASHABUL KAHFI


Ashabul Kahfi adalah para pemuda yang beriman kepada Allah.s.w.t dan menginkari kaumnya. Oleh kerana takut akan gangguan kaumnya lalu mereka menyelamatkan diri ke dalam sebuah gua.
Gua itu cukup luas, pintunya menghadap utara, sehingga sinar matahari tidak langsung memasuki gua itu. Allah melindungi mereka dan mereka tertidur sangat lama iaitu selama 309 tahun. Walau tertidur selama 309 tahun, jasad mereka tidak rosak dan tetap utuh , lalu allah telah membangunkan mereka.
Setelah terbangun dari tidur yang lama mereka menduga-duga dan tidak ingat telah berapa lama mereka tertidur. Malah ada diantara mereka menyatakan sehari atau setengah hari dan yang lainnya mengatakan bahawa hanya Allah yang maha mengetahui.
Maka mereka mengutuskan salah seorang dari mereka pergi kekota. Dan bertugas untuk membeli makanan mengunakan wang perak ini kerana mereka masih takut akan diganggu oleh kaumnya yang mereka jangka masih hidup di zaman kaumnya yang tidak beriman itu.
Lalu pergilah utusan itu kekota untuk membeli makanan dengan membawa wang perak tersebut. Maka Allah mempertemukan manusia dengan mereka. Pemuda Ashabul kahfi itu tidak menyangka ternyata keadaan telah berubah. Dimana kaum mereka yang terdahulu telah berganti dengan kaum yang lain dan yang mengerti agama dan menghormati mereka

Friday, 2 November 2012

Rahsia Khusyuk Dalam Sembahyang



Marilah kita same2x menunaikan solat dengan sebaik-baik mungkin.
ingatlah bahawa solat itu TIANG AGAMA.... (^_^)


Thanks to SaudaraKita2009 for the video....
For more info/video click HERE...
SELAMAT BERAMAL

BACAAN KETIKA BANGUN DARI TIDUR

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
“Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangitkan.” (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Baari 11/113, Muslim 4/2083.

BACAAN APABILA MASUK RUMAH




بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَآَّلْنَا،
.ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِ
“Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah), dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian mengucapkan salam kepada keluarga-nya. (HR. Abu Dawud 4/325,dan Al-‘Allamah Ibnu Baaz berpendapat, isnad hadits tersebut hasan dalam Tuhfatul Akhyar, no. 28. Dalam Kitab Shahih: “Apabila seseorang masuk rumahnya, lalu berdzikir kepada Allah ketika masuk rumah dan makan, syaitan berkata (kepada teman-temannya), ‘Tiada tempat tinggal dan makanan bagi kalian (malam ini)’.” Muslim, no. 2018.)

DOA AGAR DITETAPKAN BERSAMA ORANG-ORANG YANG BERIMAN:



وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاآْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
(٨٣)
Dan apabila mereka mendengar Al-Quran Yang diturunkan kepada Rasulullah (Muhammad, s.a.w), Engkau melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan apa Yang mereka ketahui (melalui Kitab mereka) dari kebenaran (Al-Quran), sambil mereka berkata: "Wahai Tuhan kami, Kami beriman (kepada Nabi Muhammad dan Kitab suci Al-Quran), oleh itu Tetapkanlah Kami bersama-sama orang-orang Yang menjadi saksi (yang mengakui kebenaran Nabi Muhammad s.a.w). (5: 83)

DOA ORANG YANG MENGALAMI KESUSAHAN


اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا
شِئْتَ سَهْلاً.
Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah boleh Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.” (HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya no. 2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafizh berkata: Hadits di atas sahih, dan dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, h. 106)

DOA TERHADAP MUSUH


اَللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ، سَرِيْعَ الْحِسَابِ، اهْزِمِ اْلأَحْزَابَ، اَللَّهُمَّ
اهْزِمْهُمْ وَزَلْزِلْهُمْ.

Ya Allah, yang menurunkan Kitab Suci, yang menghisab perbuatan manu-sia dengan cepat. Ya Allah, cerai beraikanlah golongan musuh dan goncang-kan mereka. (HR. Musliim 3/1362)

DOA APABILA MERASA TAKUT KETIKA TIDUR


أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَشَرِّ عِبَادِهِ،
وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ.

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan dan siksaanNya, serta kejahatan hamba-hambaNya, dan dari godaan syaitan (bisikannya) serta jangan sampai mereka hadir (kepadaku).” (HR. Abu Dawud 4/12. Dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/171.)

DOA MASUK PASAR


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ
وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى آُلِّ
شَيْءٍ قَدِيْرُ.

“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan, bagiNya segala pujian. Dialah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dialah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tanganNya kebaikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (HR. At-Tirmidzi 5/291, Al-Hakim 1/538, dan Al-Albani menyatakan, hadits tersebut hasan dalam Shahih Ibnu Majah 2/21 dan Shahih At-Tirmidzi 2/152.)

DOA NAIK KENDERAAN


بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا آُنَّا لَهُ
مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ،
الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَآْبَرُ، اللهُ أَآْبَرُ، اللهُ أَآْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ
إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

“Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Maha Suci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Abu Dawud 3/34, At-Tirmidzi 5/501, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/156)

DOA AGAR TERHINDAR DARI SYIRIK


اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا
لاَ أَعْلَمُ.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu, agar tidak menyekutukan kepadaMu, sedang aku mengetahuinya dan minta ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.” (HR. Ahmad dan imam yang lain 4/403, lihat Shahihul Jami’ 3/233, dan Shahihut Targhrib wat Tarhib oleh Al-Albani 1/19.)

DOA APABILA MELIHAT ORANG YANG MENGALAMI DUGAAN


الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِيْ عَلَى آَثِيْرٍ
مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً.

“Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan aku dari sesuatu yang Allah memberi cobaan kepadamu. Dan Allah telah memberi kemuliaan kepada-ku, melebihi orang banyak.” (HR. At-Timidzi 5/494, 5/493, dan lihatlah Shahih At-Tirmidzi 3/153.)

DOA SEBELUM BERSETUBUH


بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا.

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari syaitan, dan jauhkan syaitan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.” (HR. Al-Bukhari 6/141, Muslim 2/1028.)

DOA KEPADA PENGANTIN


بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْكَمُاَ فِيْ خَيْرٍ.

“Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.” (HR. Penyusun-penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai dan lihat Shahih At-Tirmidzi 1/316)

Thursday, 1 November 2012

BACAAN APABILA ORANG KAFIR BERSIN KEMUDIAN MEMUJI ALLAH


يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ.
(Semoga Allah memberi hidayah kepadamu dan memperbaiki hatimu).
 (HR. At-Tirmidzi 5/82, Ahmad 4/400, Abu Daud 4/308. Lihat pula Shahih At-Tirmidzi 2/354)

DOA KETIKA BERSIN


صلى الله عله وسلام
Rasulullah ada bersabda: Apabila seseorang di antara kamu bersin, hendaklah mengucapkan:               (HR. Al-Bukhari 7/125.)
الْحَمْدُ لِلَّهِ
(Segala puji bagi Allah),
Dengan itu saudara/teman mengucapkan:
يَرْحَمُكَ اللهُ
(Semoga Allah memberi rahmat kepadaMu).
seandainya teman/saudaranya mengucapkan demikian,
 bersegera lah membaca:
يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ.
(Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu).

DOA KETIKA MENGENAKAN PAKAIAN BARU


اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ آَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا
صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ.

“Ya Allah, hanya milikMu segala puji, Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepadaMu untuk memperoleh kebaikannya dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan yang ia diciptakan kare-nanya”. (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Al-Baghawi dan lihat Mukhtashar Syamaailit Tirmidzi, oleh Al-Albani, halaman 47)